Hari ini menjadi pengalaman belajar yang istimewa bagi anak-anak TK Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang. TK Hj Isriati Baiturrahman 1 melakukan kegiatan kunjungan edukatif ke kantor Pemadam Kebakaran, anak-anak diajak mengenal lebih dekat profesi petugas pemadam kebakaran, kendaraan, perlengkapan, serta pentingnya menjaga keselamatan dari bahaya api. (Jumat/18/09/26)
Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00-10.00 dan di ikuti sejumlah 45 anak dari kelompok TK B. Kegiatan ini diawali dengan membaca ikrar dan doa bersama supaya kegiatan berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. Setelah pembacaan ikrar dan doa, anak-anak diajak naik ke lantai 2 bersama tim petugas pemadam kebakaran untuk mendengarkan cerita tentang tugas pemadam kebakaran dalam membantu dan melindungi masyarakat.

Selain itu, petugas juga memperkenalkan perlengkapan keselamatan dan atribut yang digunakan ketika bertugas seperti jaket, baju, dan topi pemadam kebakaran. Petugas menjelaskan fungsi helm, baju tahan api, selang besar, dan mobil pemadam warna merah dengan bahasa yang mudah dipahami anak.
Kemudian, anak-anak diajak untuk berfoto memakai baju dan topi pemadam kebakaran serta berani untuk memegang ular yang merupakan bagian dari tugas pemadam kebakaran. Setelah selesai berfoto, anak anak turun kembali ke lantai 1 dan diajak untuk naik mobil pemadam kebakaran bersama petugas pemadam kebakaran. Anak-anak berkeliling sekitar lokasi supaya bisa merasakan bagaimana asiknya naik mobil pemadam kebakaran.

Sesampainya di lokasi, Anak-anak menyaksikan demonstrasi yang dilakukan petugas pemadam kebakaran bagaimana cara memadamkan api dengan cara yang aman dan benar. Anak-anak diberi kesempatan untuk mempraktekkan cara memadamkan api. Anak-anak diajak untuk mencoba menyemprotkan air menggunakan selang pemadam.
Kegiatan ini ditutup dengan bermain air. Anak-anak diajak untuk bermain air dari selang yang disemprotkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Siti Musthofiah menjelaskan, kami ingin anak-anak tidak takut lagi melihat petugas damkar, justru menganggap mereka sebagai pahlawan. Selain itu anak-anak jadi tahu bahwa api itu berbahaya dan harus hati-hati,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga keselamatan dan lebih menghargai profesi pemadam kebakaran sebagai pahlawan yang selalu siap membantu masyarakat.








